Text
Lidah
Selain pembaca novel, saya juga penikmat cerpen. Alasannya, karena satu cerpen bisa dibaca dalam sekali duduk. Maka, membaca cerpen ini cocok bagi kalian yang setiap harinya disibukkan dengan segala macam aktivitas.
Saya pun demikian. Jika aktivitas sehari-hari sibuk, saya memilih membaca cerpen yang bisa diselesaikan di sela-sela istirahat kerja. Namun, jika waktu tersedia agak senggang dan memungkinkan membaca novel, saya lebih memilih buku novel daripada buku cerpen.
Sebab, bagi saya, jika kegiatan sehari-hari sibuk bahkan super padat dengan pekerjaan, lantas membaca novel, maka bacaan itu akan tersendat-sendat terhalang waktu. Lembar halaman novel tersebut akan penuh dengan lipatan-lipatan sebagai tanda batas bacaan. Dan saat memiliki waktu lowong, hendak kembali membaca novel, seringkali sudah tidak nyambung dengan alur kisah sebelumnya.
Oleh karena itu, membaca cerpen menjadi solusi bagi kalian yang hendak mengisi waktu rehat dari pekerjaan. Selain berguna untuk mengisi kekosongan, membaca cerpen ini bagi saya juga bermanfaat untuk belajar dari kisah. Tak jarang, para cerpenis menyematkan pesan moral tanpa menggurui dalam cerita-cerita yang digarap.
| F00815S | 813 KOM l | PERPUSTAKAAN 222 (14) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain